Latar Belakang Blog

Selamat datang di blog pribadi saya..
inilah wadah yang tepat untuk menampung segala pikiran dan perasaan yang tidak diutarakan secara lisan, tulisan maupun media sosial-an tapi melalui pengetikan. blog ini baru dibuat tahun 2016, sebenarnya di awal kuliah (tahun 2012) saya ingin membuat blog, tapi saat itu hasrat membuat blog kalah dari semangat anak semester satu mengikuti perkuliahan di kampus. jadi, keinginan yang tertunda itu baru terealisasi di masa-masa akhir perkuliahan.

oke, cukup intermezzo-nya. mari kita mulai dengan sebuah pertanyaan "mengapa blog ini dinamakan Little Giant?"

Little Giant artinya raksasa kecil. filosofinya begini, blog ini adalah raksasa, makhluk yang besar. umpanya raksasa ini beralih fungsi menjadi tempat yang luas untuk didiami kata-kata. tapi karena blog ini wujudnya hanya berupa sheet-sheet berukuran kecil, jadilah raksasa liliput atau Little Giant. hehe  yah.. terlalu picisan.

Ada juga teori lain yang saya kembangkan di mana Little Giant adalah saya sendiri. Jika pembaca mengenal saya, pasti tahu bahwa penulis Little Giant bukanlah anak sekolahan tapi banyak yang mengira ia masih belia. mungkin karena tubuh yang mungil serta gaya yang tidak sesuai umur..haha.

Lalu "mengapa membuat blog padahal sudah ketinggalan zaman?"

Memang blog sudah ditinggalkan oleh para blogger yang bahkan lupa kalau dia pernah membuat blog semasa hidupnya. orang lebih akrab dengan Youtube, Instagram, Bigo LIVE, VLOG dan segala perkembangan mutakhir lainnya. tapi ini soal 'melatih diri' dalam bidang menulis dan untuk 'kenangan di masa depan'. itu sebabnya deskripsi Little Giant adalah menulis untuk membangkitkan ingatan. karena yang abadi di bumi ini hanyalah kenangan. jika lupa, kita bisa melihat sesuatu dan akan mengingatnya lagi. jika tidak tahu, kita bisa melihat sejarah yang tertulis. intinya adalah kita perlu bukti fisik untuk tetap mempertahankan memori. mohon maaf untuk para pembaca yang tidak paham dengan susunan kalimat saya yang kurang komunikatif ini (anda juga akan menemukan tulisan kabur lainnya di tiap postingan ini) karena saya menganggap apa yang saya maksud sudah bisa ditangkap meski tata bahasa saya kacau dan tidak lengkap. daripada makin kacau, lanjut saja baris berikut.

Suatu ketika saya melihat kutipan dari sastrawan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer yang berbunyi:
Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.

Kalimat itu menyadarkan saya bahwa membaca saja tidak cukup, kita harus menulis. dalam hidup ini harus ada yang kita berikan, bukan? sekalipun itu hanya berupa tulisan. terbesit di pikiran saat saya mati nanti mungkin tak ada yang tahu apa yang ada di benak saya selama hidup. memang bukan kewajiban dunia untuk melihat seseorang dengan tetek bengeknya menjalani hidup. tapi tulisan-tulisan di blog ini akan menjelaskan bahwa saya pernah ada - saya punya pendapat sendiri tentang dunia yang mungkin tidak diketahui atau bahkan ingin diketahui orang lain.

0 komentar: