Karya Seni Hari-Hari Ini

 

OPINI : ETALASE / SELASAR KARYA SENI

Saat kita melihat dua lukisan kontemporer bagaimana kita menghadapinya. Sebagian besar pergi ke galeri ataupun tempat wisata pertunukan musik dan lainnya pasti selalu membuat dokumentasi, ini karena banyak poser bertebaran di mana-mana. Contoh memakai kaos band tapi tidak tau nama personil bahkan vokalis band. Di galeri ini ada orang menggambar sesuatu

 

Berabad-abad yang lalu, karya seni ad

menggambar kembali The Creation of Adam, Michelangelo

alah sesuatu yang bernilai. Para pelukis era menggunakan media, memperhitungkan presisi, pembagian lukisan, detail garis, perpaduan warna, kisah atau pesan di balik lukisan itu.

 

Pada abad 20 hingga kini, seni berubah. Tentu semua orang adalah seniman. Koki yang memasak adalah seniman, tukang kebun adalah seniman. Karena hakikatnya bebas. Seni ialah peniruan terhadap alam, kata Plato. Tapi zaman telah berubah. Peradaban maju dan manusia dituntut untuk berinovasi. Seniman masa kini (kontemporer) bisa menggunakan media lain selain kanvas dan batu (seni rupa).  Sebenarnya saya tidak ingin membahas berita kontroversial dua tahun silam karena sudah cukup banyak dibahas ketika kita menggugat seni modern, tapi ini bisa jadi bukti paling nyata. Sebuah pisang direkatkan di dinding dan berhasil dijual seharga 1.7 triliun. Ini gila. Oke, “semua anak adalah seniman” kata Picasso. Mari kita sepakati ini dulu. Ada juga seniman yang melukis menggunakan darah haid. Ini gila. Seni tentu bukan hanya tentang keindahan, tapi jika hal seperti ini dibiarkan, apa beda dengan tanda ban mobil yang berbelok tanpa disengaja? Apa itu bisa dibilang karya seni? Tentu akan ada banyak perdebatan. Tapi apa kita bersedia membayar ratusan juta? Karya seni bernilai karena ada nilai historis di baliknya,

 

Saat kita melihat sebuah pajangan di pameran, tidak dibuat di atas kanvas. Menggambar salah satu tokoh besar, lalu catlah gambar itu dengan berbagai warna agar terlihat indah (wpap). Karena seni itu indah. Tunggu, seni tidak hanya berhenti sampai di situ. Saya berkarya. Tapi lukisan kita sendiri sejujurnya tidak kita pahami, kita tidak tahu apa yang hendak disampaikan.

Kita membuat garis-garis di belokan ke kiri lalu ke kanan, diputar lagi, kita buat titik dan garis ke mana-mana tak tentu arah hingga mmenjadi sesuatu yang enak dipandang. Kita membuat karakter-karakter lucu, lagi-lagi enak dipandang.

Saat akan membuat design untuk suatu tempat umum kita hanya perlu menggunakan aplikasi yang sudah banyak templatenya, *anv*. Jika ingin gambar yang bagus kita cukup mencarinya di pinterest dan selesai.

Contoh lukisan the scream edvard munch

Salah satu cerpen dari Anton Chekhov yang berjudul karya seni.

Tapi saat kita berada di depan karya seni, bagaimana kita menikmatinya?

Dalam penyelanggaran pameran seni, kita tidak hanya menampilkan karya dari sang seniman saja. tapi kita harus memperhatikan latar dari karya seni itu, termasuk jarak pandang penikmat seni dan ruangan di mana karya seni itu dipamerkan. Ini bukan soal “saya melukis” atau “saya tekun berlatih untuk membuat detail”atau “Saya melakukan apa yang saya suka”. Karya seni bukan hanya soal enak dipandang tapi ia mempunyai roh. Kita tidak datang ke galeri atau pameran hanya untuk melihat sesuatu yang disebut karya kurang dari semenit lalu karena tidak memahami kita berkata “aku tidak mengerti, toh dia seniman, aku tak tau jalan pikiran seniman. karenanya, dia keren”, sang seniman yang dikritik keliru jika berkata “aku seorang seniman, kau tidak akan memahami karya ini, ini sebuah mahakarya. Ini ide brilian yang tidak bisa ditembus oleh orang biasa sepertimu”.

{mungkin paragraf ini perlu dihapus} Menurut saya, sebagai seorang yang masih awam, ruang untuk memamerkan seni lukis tidak harus dipenuhi corak atau garis atau gambar lain, karena yang akan ditonjolkan ada di sebuah bingkai, maka latar atau dinding itu harus kontras dengan karya itu. Contoh warna putih, atau merah gelap atau hijau gelap. Latar seperti ini akan membantu kita sebagai penikmat untuk fokus memandang dan menikmati karya yang dipamerkan. Berikutnya adalah posisi penempatan karya seni. Karya yang terlalu tinggi akan menyulitkan pengunjung yang kurang tinggi dalam hal ini perempuan. Sebaliknya penempatan yang terlalu rendah akan menyulitkan pengunjung yang lebih tinggi, kebanyakan laki-laki. Lagi-lagi penyelenggara tidak hanya dituntut untuk memamerkan tapi memastikan penikmat karya tersebut merasa nyaman. Bagaimana mungkin kita bisa menikmati karya seni jika leher kita pegal? Kecuali jika kita ke sana hanya untuk mendapatkan foto yang artsy.

Belakangan kita bisa dengan mudah melihat garis dan warna lucu di setiap sudut jalan, di bangunan tua sampai media sosial. Tapi apa yang seperti ini akan bertahan lama? Doodle art. Beberapa tahun belakangan ia sempat booming, dan hampir semua anak muda mencoba untuk membuatnya, tapi selanjutnya apa? Ya, memang lucu, menarik, tapi setelah kita menggambar makhluk lucu itu, apa yang kita dapatkan? Apa yang membedakan karya Rembrant dengan Pollock? Apa yang membedakan karya Affandi dan Basquiat? Apa pesan yang kita sampaikan? Adakah mereka melihatnya, setelah itu memikirkannya di hari selanjutnya? Mungkin puluhan tahun mendatang, seni kontemporer akan semakin berkembang. Dan generasi mendatang akan mengenang kita sebagai generasi doodle atau wpap(?) kira-kira seperti apa tren atau khas seni di generasi mendatang? Apa yang membedakan karya seni yang bernilai tinggi dan karya seni yang tidak cukup bagus? Kita sudah kehilangan standar dalam menilai karya seni, dalam hal ini seni lukis. Kita mulai terbuka dengan apapun dan memaklumi semua penggabungan dan pengaburan. Inilah dunia kita. Pada 2018, sebuah museum menggabungkan seni jaman dulu dan seni modern. Terlihat jelas perbedaannya. Tentu ini masih bisa diperdebatkan. Dan untuk itulah museum itu hadir. Hehe

Kritik terhadap seni masa kini. Modern art is rubbish. Sampah bisa dibuat menjadi karya seni. Tapi apakah kita serius mengelolanya, atau hanya akan menjadi barang rongsokan yang diberi cat warna warni? Hanya rongsokan yang diletakan berbeda sehingga kita punya persepektif yang berbeda? (kalo yang kedua ini mungkin saya setuju. Hehe).  Kritik terhadap masa kini. Membuat presisi dalam beberapa point untuk menemukan hal-hal baru. Dalm perspektif yang sama juga kita tahu bahwa hari-hari ini kita dituntut berinovasi, tapi juga tidak serta merta seenaknya saja. dan mengabaikan pesan yang ingin disampaikan. Seperti ketika kita melihat sebuah buku dari cover. Dan hanya mencomot dan mengurangi beberapa kalimat yang harusnya utuh agar bisa dipahami dengan benar, agar konteksnya tidak salah. Seberapa paham kita akan konteks yang dimaksud, meskipun begitu kalau berbicara di luar konteks, ada juga suatu bangunan yang belum selesai dijadikan cafe dan mengatasnamakan bagian dari seni, mengatasnamakan estetika zaman modern, proyek yang belum selesai itu dinikmati oleh pengunjung. Inilah manusia hari-hari ini.

Dalam salah satu scene film .... ..... ......... ada dialog seperti ini “you’re face is ugly, you gonna be masterpiece of modern art”.

 

Pembuat meme bukan seniman.

 

 

 

ENTITAS HIDUP DAN MEMORI

Mungkin pembaca akan berkata bahwa saya masih teralu muda untuk beranggapan seperti ini.

Time Paradox Ghostwriter

Teppei Sasaki adalah mangaka yang serialnya sering ditolak oleh editor majalah Shounen JUMP. Saat memutuskan untuk menyerah, petir menyambar kamar Teppei dan majalah Shounen JUMP terbitan 10 tahun mendatang muncul dari dalam microwave-nya. itulah hari di mana kehidupan Teppei berubah.

redraw: Teppei Sasaki dan Itsuki Aino


Artikel kali ini adalah opini saya tentang manga terbitan Weekly Shounen JUMP pada Mei 2020 yang berjudul Time Paradox Ghostwriter karangan Tsunehiro Date dan diilustrasikan oleh Kenji Ichima. Jika kamu belum membaca dan berniat untuk membacanya, saya sarankan segera ke mangaplus. Tapi jika kamu ingin tahu easter egg serta teori lemah yang saya kembangkan, kamu berada di tempat yang tepat.

 

OPINI 

Kisah Teppei Sasaki masuk dalam bootstrap paradox di mana sesuatu dari masa depan muncul, sehingga hal itu menciptakan garis waktu yang lain atau bisa juga terjadi parallel universe. Garis waktu yang pertama, White Knight adalah karangan Itsuki Aino. Garis waktu lainnya atau yang kedua adalah White Knight karangan Teppei Sasaki.

 

MANGA WHITE KNIGHT

Kisah White Knight yang muncul dalam chapter 7 mirip dengan kisah Teppei dan Aino. Teppei akhirnya menjadi pemutus semangat Aino, dalam serial White Knight hantu yang dilawan Izumi sang karakter utama semakin kuat membuat Izumi tak bisa mengalahkannya dan mengingat apa yang nasihat sang guru.

 

MANGA ANIMA

Serial baru berjudul ANIMA. Dalam teori yang dikemukakan seorang psiokologi analitis, Carl Jung, anima adalah sisi feminim pria tanpa disadari. Menurut saya serial White Knight dan ANIMA adalah penggambaran karakter utama kita, yaitu Teppei. Mengapa Teppei? Karena menurut saya Teppei di universe lain adalah seorang mangaka berbakat, yaitu Itsuki. Dan judul ANIMA menurut saya semacam easter-egg dari Date. Maka tidak heran Aino berdamai dengan Teppei alih-alih menuduhnya melakukan plagiat.

ROBOT MIRAI

Selain microwave, yang menjadi misteri adalah Mirai, robot yang diberikan Okano, teman Teppei semasa sekolah. Mirai sendiri dalam bahasa Jepang berarti masa depan. Diceritakan sebelumnya Okano termasuk salah satu finalis di sebuah majalah manga, jadi kita tidak tahu selanjutnya apakah dia menjadi mangaka hebat atau tidak. Yang jelas, saat Teppei menjadi runner-up, Okano memberikan robot Mirai untuknya.


Hal yang sama dialami oleh seorang kakek yang sering menjual majalah Shounen JUMP di taman. Dia berkata tidak bisa melanjutkan mimpinya sebagai seorang mangaka. Di hari terakhir pertemuannya dengan Aino si kakek memberikan robot Mirai, benda yang sama dengan yang diberikan Okano.



Dalam misi menyelamatkan Aino, robot Mirai berkata bahwa orang tua akan melakukan apapun untuk menyelamatkan anaknya. Dia juga berkata telah melakukan segala cara untul menghancurkan impian Aino, tapi di universe lain Aino masih konsisten dengan impiannya. kemungkinan yang kedua adalah kakek yang dijumpai Aino adalah Teppei di masa depan. dan ini adalah kemungkinan terkuat. dalam misi menyelamatkan Aino, robot Mirai berkata di garis waktu sebenarnya Teppei kerja kantoran tapi masih tetap menggambar. bisa jadi Teppei adalah ayah atau mungkin kakek Aino; atau Okano adalah ayah dari Teppei (ayah Teppei tidak pernah muncul); kakek dari Aino. itulah sebabnya Aino merasa dia dan Teppei punya kesamaan, ini bukan karena sesama mangaka tapi sebagai keluarga.

 

NASIB YANG MIRIP

Manga ini hanya menghasilkan 14 chapter karena diberhentikan oleh JUMP akibat protes dari berbagai kalangan yang keberatan dengan muatan plagiarisme di dalamnya. Tapi teori mulai muncul dalam benak saya dan mungkin pembaca. Apakah time line manga ini sebetulnya sedang mengalami loop yang sama dengan White Knight? Apakah si pengarang adalah ‘teppei’ maka manga ini harus dihentikan? kabarnya manga ini dihentikan karena bertolak belakang dengan masyarakat jepang. Kemudian posisinya menurun dan tamat. Ya, sekilas nasib TPGW sama dengan White Knight. Berhenti di saat sedang seru-serunya, apakah Tsunehiro Date adalah Teppei sekaligus aino di dunia nyata. Fakta menarik adalah serial karya Date sudah beberapa kali dihentikan pihak JUMP, yakni : Cross Account dan Tokyo Wonder Boys.

 

Mungkin masa depan Time Paradox Ghostwriter sebenarnya gemilang seperti nasib White Knight di tahun 2030, cerita masih bisa berkembang dan misteri akan terkuak di tiap chapter sehingga pembaca akan dibuat terkejut. Tapi sayangnya memasuki chapter-chapter terakhir pembaca disuguhkan akhir yang terkesan paksa.


Paradoks waktu : bootstrap paradox

Top easter egg : one piece tamat

 

 

Karena pembahasan kali ini tentang paradox waktu, maka saya akan memberikan beberapa jenis paradox.

-   Bootstrap Paradox

Mirip dengan ontological paradox.mengirim barang ke masa lalu untuk mengubah masa depan. contohnya di film Back to the Future, Biff tua kembali ke masa lalu dan memberikan almanak pada dirinya yang masih muda. pada chapter pertengahan, robot Mirai juga memberikan hasil taruhan dua hari kemudian untuk Teppei agar dia bisa membiayai hidupnya.

 

-   Butterfly Paradox / Butterfly Effect

Butterfly effect terjadi saat kita melakukan sesuatu yang kecil dan berdampak besar. Sebagai contoh jika kita ke masa lalu dan menggagalkan terbentuknya The Quarrymen, mungkin kita tak akan mengenal John, Paul, George, Ringo. Mahakarya dari The Beatles tidak pernah ada, the beatles yang kita tahu hanyalah sekumpulan serangga, grup-grup musik yang terpengaruh musik The Beatles tak akan pernah lahir, bahkan Liam Gallagher mungkin hanya akan menjadi pemuda biasa yang mengidolakan Manchester City.

 

 

 

-   Grandfather Paradox

Sesuai dengan namanya, grandfather paradox adalah paradox tentang keturunan. Jika kamu kembali ke masa lalu dan membunuh kakekmu saat ia masih muda, lalu apa yang terjadi pada dirimu? Jika kakekmu mati salah satu orang tuamu tidak akan pernah ada, dan kamu juga tidak akan pernah ada. Jadi bagaimana bisa sesuatu yang tidak ada meniadakan yang sudah ada?

 

-   Ontological Paradox

Kali ini saya akan mengambil contoh dari kartun SpongeBob Squarepants. Ketika Squidward kembali ke masa lalu, ia bertemu dengan SpongeBob dan Patrick di jaman batu. Lalu ada scene saat Squidward merasa bosan dan mengajak mereka berdua bermain. Tiba-tiba ubur-ubur datang menyerang dan SpongeBob Patrick lari kesakitan karena disengat ubur-ubur. Akhirnya Squidward membuat jaring ubur-ubur dan mengajarkan mereka cara menggunakannya sesuai dengan apa yang mereka lakukan di masa depan. Saat Squidward kembali ke masa depan, ia melihat SpongeBob dan Patrick berburu ubur-ubur, spontan Squidward berkata “ooh, siapa orang bodoh yang menciptakan permainan seperti itu?” Jadi, siapakah yang menciptakan permainan ubur-ubur?

 

 

-   Predestination Paradox

Ketika kembali ke masa lalu, tak peduli berapa kali pun mengubah suatu kejadian, kita takan bisa mengubah takdir

 

-   Fermi Paradox

Paradox ini dikemukakan oleh Fermi, dia mempertanyakan tentang alien. Jika alien ada, lantas di mana mereka?

 

Omnipotence Paradox

Paradox ini adalah tentang Tuhan. omnipotence sendiri berarti kemahakuasaan. kita semua tahu bahwa Tuhan itu Maha Kuasa, bisakah Tuhan menciptakan sebuah benda yang berat sampai Tuhan sendiri tidak mampu mengangkatnya? pertanyaan pasti muncul, buat apa juga Tuhan melakukan hal itu? hehe. tadinya saya ragu memasukan paradox ini pada daftar karena masih banyak juga paradox lain tapi menurut saya masih bisa dijawab kecuali beberapa yang sudah saya tulis di atas.

 

Dari judulnya menarik paradoks waktu penulis bayangan.  Jadi sebenarnya penulis bayangannya siapa? Teppei atau Aino?

The girl who leapt through time

 

 

Terjemahan Lagu Liam Gallagher - All You're Dreaming Of

All You're Dreaming of adalah single teranyar dari William 'John Paul' Gallagher yang dirilis di akhir tahun 2020.

young liam



Paint the night sky

Melukis langit malam

While the morning waits

Sembari menunggu fajar

With a field of stars

Dengan hamparan bintang

To keep the dark at bay

Menahan kegelapan

Take your spotlight

Berdirilah di tempatmu

Underneath the moon

Di bawah rembulan

Sometimes a miracle

Kadang sebuah keajaibanlah

Is all that can carry you

Yang memenangkanmu

 

Oh, what are you dreaming of?

Oh, Apa yang kau impikan?

Is it the kind of love?

Apakah itu cinta?

That’ll be there

Yang kan ada

when the world is at its worst

Ketika dunia dalam keadaan terburuknya

That’ll cover you

Yang kan selimutimu

In kisses unrehearsed

Dengan kecupan tanpa persiapan

When you losing ground

Ketika kau kalah

Still tell you that you’re worth

Tetap berkata bahwa kau berharga

All you’re dreaming of

Segala yang kau impikan

 

Should the pain birds

Haruskah burung yang kesakitan

Come and rest their wings

Datang dan menyandarkan sayap mereka

Upon your window sill

Di tepi jendelamu

Without a song to sing

Tanpa sebuah kicauan

 

Close your eyes and

Pejamkan matamu

Disappear inside

Dan melesap jauh

All that is beautiful

Segala yang indah

Was following behind

Mengikuti dari belakang


 Oh, what are you dreaming of?

Oh, Apa yang kau impikan?

Is it the kind of love?

Apakah itu cinta?

That’ll be there

Yang kan ada

when the world is at its worst

Ketika dunia dalam keadaan terburuknya

That’ll cover you

Yang kan selimutimu

In kisses unrehearsed

Dengan kecupan tanpa persiapan

When you losing ground

Ketika kau kalah

Still tell you that you’re worth

Tetap berkata bahwa kau berharga

All you’re dreaming of

Segala yang kau impikan 

Terjemahan Lagu U2 feat. A. R. Rahman - Ahimsa

 Ahimsa adalah ajaran dari Mahatma Gandhi yang berarti antikekerasan.



I'll meer you where the sky is torn

aku kan menemuimu ketika langit runtuh

I'll meet you in the air

aku kan menemuimu di udara

I'll meet you before the world was born

aku kan menemuimu sebelum dunia ada

when we had not a care

ketika tidak ada kekhawatiran


this is an invitation

ini adalah sebuah ajakan

to a high location

ke tempat yang lebih tinggi

from someone who wants to belong

dari seorang yang ingin dimiliki

this is a meditation

ini adalah sebuah meditasi

on your radio station

dalam stasiun radiomu

if you like it, you can sing along

Ahimsa

Ahimsa

Ahimsa

Ahimsa

I'll meet you where there is no weeping

aku kan menemuimu ketika tak ada tangisan

your tears are not stream

air matamu tidak bercucuran

I'll meet you where there is no sleeping

aku kan menemuimu ketika terjaga

where we wake up to dream

ketika kita bangun untuk bermimpi

this is an invitation

ini adalah sebuah ajakan

to a high location

ke tempat yang lebih tinggi

from someone who wants to belong

dari seorang yang ingin dimiliki

this is a meditation

ini adalah sebuah meditasi

on your radio station

dalam stasiun radiomu

if you like it, you can sing along

Ahimsa

Ahimsa

Ahimsa

Ahimsa

Tentang Penyair



seperti kehilangan seorang kakek
seperti kehilangan seorang teman
bukan sekadar idola dalam dunia kepenulisan, Pak Sapardi sudah seperti keluarga. lebih dekat daripada kakek dan nenek yang telah tiada.

aku mengenal Pak Sapardi bukan dari teman, bukan juga dari pelajaran Bahasa Indonesia di bangku SMP seperti kebanyakan orang yang mengagumi karyanya. aku terlambat mengenalnya, tapi dengan cepat ia mengingatku.

aku memilihnya dari banyaknya penyair terkemuka. aku tak cocok dengan syair-syair Chairil yg penuh derita dan semangat melawan penjajahan. aku orang yang tidak mudah terbakar api perlawanan. aku tak membaca syair-syair Rendra, aku tidak bisa dalam kalimat-kalimatnya. 

tapi, ya, aku memilih untuk membaca beberapa puisi Sapardi Djoko Damono. aku tak marah, kecewa, atau sedih atau bahagia. tapi aku ingin lebih banyak membaca puisi-puisi yang membuatku mengangguk saat membacanya. dan semakin aku membaca karya-karyanya, semakin aku ingin membaca ranting, daun, pohon, hujan, selokan, burung, payung, bunga, dan yang lainnya. setiap membaca puisi-puisi Bapak, aku sering berkata dalam hati, "oh iya, ya"

kata Pak Sapardi, penulis yang baik harus mencuri sebanyak-banyaknya. membaca sebanyak-banyaknya, dan menulis sebanyak-banyaknya.

itulah kenapa aku terus menulis dan memberanikan diri memublikasikan puisiku di blog ini. tapi aku belum memberikan puisiku untuk dibaca oleh Pak Sapardi.

pada 23 April 2016, saya difolback Pak Sapardi di twitter
pada 21 Mei 2017, saya bertemu Pak Sapardi di Manado
24 Mei 2020, WA terakhir Bapak respon untuk ucapan lebaran dari saya
pada 14 Juni 2020, kontak terakhir saya dan Pak Sapardi di instagram
pada 19 Juli 2020, saya ikut berduka karena kepergian Pak Sapardi
dan semuanya terjadi pada Hari Minggu. 

Untuk Pak Sapardi
Pak, di postingan saya tentang melipat jarak bersama Bapak, saya ingin tahu apa yang akan terjadi pada bulan Juni di tahun berikutnya, dan sekarang sudah saya temukan jawabannya. kenyataan memang pahit. saya bersyukur menjadi salah satu dari sekian banyak pengagum karya-karya Bapak, yang bisa bertemu bahkan berteman. bukan sebagai idola dan penggemar, guru dan murid, tapi Bapak menjadi seorang teman. yang suka komentar di sosmed, mengirimkan video di WA dan DM twitter, dan merespon percakapan dengan guyon. maaf Pak, sampai hari ini saya masih menangis hingga kepala saya sakit. ada banyak yang ingin saya sampaikan untuk Bapak, bagaimana saya menangkap puisi Bapak, bait mana yang buat saya terkagum dan lainnya. tapi saya pikir itu tak perlu hingga sehari yang lalu, saya menyadari tak akan bisa menunjukkan betapa saya terkesan dengan karya-karya Bapak.

Pak Sapardi, saya senang karena tidak salah memilih sosok teladan. bukan hanya dari karya tapi juga kepribadian Bapak yang rendah hati dan humoris. saya masih akan menulis apapun kondisinya, asalkan saya punya niat, tak akan mencari inspirasi. karena inspirasi di waktu sore dengan secangkir kopi atau segelas teh itu omong kosong. telah saya buktikan perkataan Bapak. saya menulis beberapa puisi di malam hari saat tak bisa tidur, meskipun di luar bising.

puisi-puisi Bapak masih akan saya baca saat santai atau pun saat saya kesal. ya, membaca beberapa puisi di Kolam dan Melipat Jarak ampuh menenangkan emosi saya. dan saya tidak pernah mengungkapkan itu.

Selamat jalan Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono

Detective Conan Movie : Lebih Dari Sekadar Membongkar Kriminalitas


©Gosho Aoyama/Shogakukan・YTV・TMS 1996


Bertepatan dengan hari ulang tahun Shinichi Kudo yang ke 26 tahun (jika dihitung sejak pertama terbit di majalah), saya akan membahas Detective Conan Movie yang hingga tahun lalu berjumlah 23 Movie. Karena pandemi covid-19, Movie ke-24” The Scarlet Bullet" yang rencananya tayang April tahun ini harus ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.  Jika bisa, ingin rasanya setiap menonton Detective Conan movie saya tidak akan berkedip dan merekam setiap menitnya agar kapanpun saya bisa menontonnya kembali




The Time-Bombed Skyscraper (1997)
Mungkin karena ini adalah movie pertama, Gosho-sensei membuatnya dengan sangat detail dan menurut saya nyaris sempurna hingga Movie ke-7 saya kebingungan menentukan mana yang terbaik. Ceritanya seperti Sherlock Holmes. Shinichi sebagai Holmes, pelaku kejahatan sebagai profesor Moriyarti (namanya juga mirip) dan mengambil gaya eropa jaman dulu lebih tepatnya London. Di film ini Shinichi dan Ran bekerja sama menjinakan bom.



The Fourteenth Target (1998)
Pada film kedua ini, Gosho sensei menjelaskan mengapa Kogoro Mouri dan Eri Kisaki (orang tua Ran) berpisah bukan bercerai ya, hanya physical distancing. Conan, Ran, dan Paman Kogoro mendapat kasus yang datang dari ..... tapi rupanya mereka bertiga masuk dalam target pembunuhan. Di film ini Conan (Shinichi) belajar sesuatu dari paman Kogoro.


The Last Wizard of the Century (1999)
salah satu movie Conan terbaik menurut saya, jika harus memilih 5 teratas saya akan memasukan The Last Wizard of the Century. Mungkin karena saya menyukai sejarah maka sejak pertama kali menontonnya saya memutuskan ini adalah movie terbaik dan sebagai pengingat akan itu, nama Putin , telur, dan scorpionn selalu tertanam sebagai kata kunci agar di suatu hari nanti saya bisa menontonnya kembali. Bercerita tentang Kaisar Rusia, Putin yang mewariskan harta berupa telur pada keturunannya. Pada saat bersamaan ada penjahat yang mengincar telur itu dan membunuh satu per satu orang yang terlibat pencarian itu dengan menembak mata kanan korbannya.



Captured in Her Eyes (2000)
Seorang penyidik jadi korban penembakan tepat di depan mata Conan. kasus berlanjut ketika kantor kepolisian diteror, hal ini menumbuhkan kecurigaan dalam tubuh kepolisian Jepang. Ran hilang ingatan akibat trauma yang dialaminya. selagi Ran amnesia, Shinichi memanfaatkan moment itu.



Countdown to Heaven (2001)
Kasus yang menarik diakhiri dengan aksi heroik detektif cilik. ini menjadi movie pertama yang melibatkan Organisasi Hitam. salah satu scene yang tidak bisa saya lupakan yaitu ekspresi Sonoko yang nyaris kena tembakan Gin. hahaha bahkan saat mengetik ini saya nyengir :D 


The Phantom of Baker Street (2002)
Kita dihadapkan pada dua kasus sekaligus, kasus dalam dunia nyata dan kasus dalam dunia virtual yang mengancam nyawa para penerus Jepang. Conan, Ran, dan Detektif Cilik ikut dalam sebuah game dan harus menyelesaikan kasus, anak yang tertembak atau terluka tidak bisa melanjutkan game. kasus ini berlatar kota London abad ke-19 di mana Jack The Ripper hidup. cerita ini menarik karena motifnya mirip dengan kisah Nabi Nuh dan keluarganya yang selamat ketika seisi bumi binasa akibat air bah.




Crossroad in the Ancient Capital (2003)
Bercerita tentang masa lalu heiji dan cinta pertamanya di masa kecil. Dari semua kasus dalam film, ini yang paling sulit dipecahkan. Menarik juga karena bersinggungan dengan Benkei, legenda dari Jepang. Tapi tone warnanya mengganggu karena didominasi warna gelap dan orange yang tidak enak dilihat. Heiji dan Conan bekerja sama memecahkan kasus.



Magician of the Silver Sky (2004)
Sama seperti kasus biasa pada serialnya yang seru hanya saat Ran berusaha mendaratkan pesawat dengan selamat.



Strategy Above the Depths (2005)




The Private Eyes Requiem (2006)
Kogoro Mouri diundang untuk menghadiri ........ ternyata ada harga yang harus dibayar di balik kesenangan yang diberikan secara cuma-cuma. Jika paman Kogoro tidak bisa memecahkan kasus sampai batas waktu yang ditentukan, maka ...... yang melingkar di pergelangan tangan Paman, Conan, Ran dan yang lainnya akan meledak. Sementara mereka tidak boleh melapor polisi dan hanya bisa mendapat petunjuk sekali saja serta tidak boleh membuat kesalahan. Heiji dan Kid juga ikut terlibat.



Jolly Roger in the Deep Azure (2007)
Conan dan teman-temannya tengah berlibur musim panas di sebuah pulau. di sana mereka bertemu dengan sekolompok pemburu harta yang sedang mencari harta karun Jolly Roger. 



Full Score of Fear (2008)
Saya tertarik dengan film ini karena bersinggungan dengan musik klasik meski ternyata tidak membahas komposer terkenal seperti Franz Liszt, Joseph Hayden, Chopin atau yang lainnya tapi film ini cukup memanjakan kita dengan musik klasik gubahan Bach di beberapa scene. Ada juga scene di mana salah satu karakter menyanyikan lagu Ave Maria yang membangkitkan ingatan masa lalu Ran ketika bertengkar dengan Shinichi.



The Raven Chaser (2009)




The Lost Ship in the Sky (2010)




Quarter of Silence (2011)
Kasus kecelakaan masa lalu yang menyisakan trauma pada salah satu anak pedesaan. Sambil menunggu traumanya pulih, kasus masa lalu yang ternyata belum selesai kembali terjadi. Conan berusaha memecahkan kasusnya. Saat menyelesaikan kasus  Conan terjebak dalam timbunan salju selama hampir 15 menit. Orang-orang panik dan telepati antara Ran dan Shinichi kembali dimunculkan.



The Eleventh Striker (2012)



Private Eye in the Distant Sea (2013)





Dimensional Sniper (2014)




Sunflowers of Inferno (2015)
Mengangkat kisah dari pelukis ternama Vincent van Gogh. Paman Sonoko berniat mengadakan pameran salah satu lukisan Van Gogh  yang terkenal “Sunflowers”.



The Darkest Nightmare (2016)
salah satu movie terbaik atau lebih tepatnya menarik. Banyak yang beranggapan The Darkest Nightmare adalah film terbaik.


The Crimson Love Letter (2017)
Karena film sebelumnya menuai banyak pujian dari penggemar, otomatis film berikutnya lebih berat lagi untuk Gosho-sensei karena ekspetasi para conanian yang menantikan cerita dan aksi yang lebih seru dari tahun lalu. Tapi kita tentu tidak boleh berekspetasi berlebihan, dan benar saja, menurut saya Crimson Love Letter hanya seperti kasus biasa yang terdapat di serial Detective Conan. Film ini juga kembali mengangkat kisah cinta pertama Heiji dengan gadis lain (Tomoki). Padahal saat melihat judul dan menonton trailernya, saya sempat berharap akan ada kisah yang menyentuh, apalagi banyak daun mapel berguguran.


Zero the Enforcer (2018)
Paman Kogoro yang adalah Detektif yang selalu memecahkan kasus kejahatan justru ditahan karena sidik jarinya ditemukan di lokasi ledakan. Sementaa pengacara yang akan membantu Ran dan Bibi Eri seorang yang tidak pernah menang setiap membela kliennya. Dalam kasus ini Gosho-sensei lebih menunjukkan sisi kemajuan teknologi dengan melibatkan NAS*.



The Fist of Blue Sapphire (2019)
Movie ini bisa dibilang spesial. Untuk pertama kalinya Movie Conan berlatar luar negeri, dan saya sebagai Conanian cukup bangga karena negeri yang dikunjungi Conan dkk adalah negeri tetangga  (Singapura) wkwkwkw. Untuk pertama kalinya juga Kaito Kid dan kak Makoto (pacar Sonoko) dipertemukan dalam satu frame. Movie ke-23 ini juga untuk pertama kalinya Ran dan Shinichi setelah resmi menjadi sepasang kekasih. Dan Conan menyamarkan nama Arthur Hirai, serta ada nama yang menggelitik saya, Hezli Jalaluddin. Aneh rasanya para karakter menyebutkan nama ini wkwkwk.



The Scarlet Bullet (2020)


The Disappearance of Conan Edogawa: The Worst Two Days in History